Sweet Love (Sequel)

sweet love

Author: Sinta Rahayu

Tittle: Sweet Love (Sequel)

Cast: Oh Sehun (EXO-K), Han Suri/You (OC)

Rate: PG-13

Genre: AU, Fluf, Romance

Length: Ficlet

Note: Karena banyak yang minta sequel dari ff sweet love, makanya saya bikin sequelnya. Kalo dibin chapter kayaknya bosen kali ya. Dan malah banyak yang menjadi korban nantinya hahahah, juga ceritanya malah jadi ribet. Ceritanya pendek, karena ficlet hehehe jangan protes ya. Happy reading 🙂

 

“Apakah anda Han Suri bersedia untuk menjadi teman hidup selamanya bagi Oh sehun dalam suka maupun duka, susah maupun senang?” ucap seorang lelaki pada yang berada dihadapanku.

Suasana terasa sangat tegang bagiku, tapi Sehun oppa tetap tersenyum tenang dan menatapku.

“Ya saya bersedia.”

“Apakah anda Oh Sehun bersedia untuk menjadi teman hidup selamanya bagi Han Suri dalam suka maupun duka, susah maupun senang?” kini giliran Sehun oppa.

“Ya saya bersedia,” ucapnya yakin.

“Dengan ini saya nyatakan kedua pengantin telah sah menjadi suami istri,” ucap sang [endeta di iringi dengan tepuk tangan para hadirin undangan.

Prook prook prook….

“Suri!!! Ayo cepat bangun, apa kau mau terlambat untuk ujian kelulusan??!!”

Seseorang berteriak, dan aku terbangun. Serasa terhempas dari altar gereja menuju kasur empukku. Membuatku tertawa dan tersadar bahwa ritual pernikahan barusan adalah bunga tidurku. Aku mendengar eomma mengetuk pintu karena tak mendengar jawaban dariku.

“Ne eomma… aku sudah bangun,” ucapku.

Hari ini adalah hari terpenting dalam hidupku. Karena ini adalah akhir dari masa-masa menyenangkan sekolahku. Sehun oppa bilang kuliah tidak semenarik sekolah SMA. Jadi ini juga akhir yang penting, karena aku akan melepaskan semuanya. Teman, guru, tugas, mungkin tak ada lagi.

Aku tak berniat untuk kuliah setelah ini. Aku berniat untuk mendirrikan usah sendiri.

Setelah selesai mandi aku merapikan penampilanku dan mengambil tasku lalu keluar dari kamar. Kulihat appa tersenyum pagi ini. Ia seakan member semangat padaku. Aku duduk dan memakan sarapanku.

“Hari ini kau pasti bias menyelesaikan semuanya dengan baik,” ucap appa menyemangati.

“Gomawoyo appa,” ucapku tersenyum.

***

Bel telah berbunyi. Semua peserta ujian mengumpulkan kertas jawaban. Aku pun sama, selesai dengan cukup baik. Kurasa semuanya sudah kujawab dengan benar. Karena aku sudah belajar dengan Sehun oppa.

Aku jadi ingat namja itu. Katanya ia akan melamarku setelah lulus. Ini membuatku tak sabar mrnuju pengumuman. Kelulusan akan diumumkan seminggu lagi. Aku ingin cepat-cepat menuju hari itu.

Aissshh… aku tak tau apa yang aku pikirkan. Kenapa bisa aku ingin cepat-cepat menikah. Bukankah aku masih muda? Aku harus kuliah, bekerja, atau hal lainnya yang ingin dicapai.

Tapi kini pikiranku sudah diracuni oleh Sehun oppa.

Seseorang menepuk pundakku saat aku berjalan keluar dari gerbang sekolah.

Sehun oppa tersenyum dan menarikku, baru saja aku pikirkan dia sudah datang.

***

“Bagaimana kalau aku tidak lulus?” Tanyaku penasaran dengan responnya.

“Aku tak tahu, kita lihat saja besok.” Ucap Sehun oppa dengan tampang sok misterius. Membuatku penasaran saja.

Pengumuman akan diberikan besok. Dan aku sangat gugup sekarang. Entah mengapa aku menjadi sangat antusias, di saat teman-temanku sedih karena akan berpisah.

“Oh ya,” tiba-tiba Sehun oppa berbicara membuatku kaget.

“ne?”

“Kau mau bulan madu kemana?”

Aisssh… benar-benar mengejutkan. Kukira dia ingin menanyakan apa.

“Aku tak tahu, terserah kau saja.” Ucapku menahan malu. Kuyakin mukaku sudah seperti kepiting rebus.

***

Aku merasa mual hari ini. Aku hanya bisa tertidur di atas kasur, tanpa melakukan aktivitas apapun.

“Chagi kau kenapa?” Tanya Sehun oppa. Aku menoleh menatapnya.

“Oppa, maaf aku tak bisa memasak hari ini. Aku merasa lemas.” Ucapku merasa bersalah.

“Gwenchana, eomma mu sudah datang dan membawakan makanan.”

“Suri, lebih baik kau periksa ke dokter.” Ucap eomma yang melihat keadaanku, kurasa dia juga khawatir.

Ini sudah tiga bulan pernikahanku dengan Sehun oppa. Ya aku lulus dengan nilai yang baik. Dan akhirnya setelah seminggu kelulusan sehun oppa benar-benar melamarku. Kami menikah dan pergi berbulan madu ke Thailand.

Sehun oppa benar-benar romantic dan menjagaku dengan baik. Dia tak pernah mengeluh atau menuntut ini dan itu. Ia selalu memperhatikanku.

Aku selesai di periksa oleh dokter. Dia berbicara dengan Sehun oppa dan aku. Ia memandang kami berdua dengan sneyuman lebar, sekan menang lotre.

“Selamat kalian berdua akan mempunyai anak,” ucap dokter itu.

“Jinjja?”

The End

Chukkae Sehun oppa & Suri eonni. Kalian akan bahgia selamanya hehehe. Kuharap yang baca juga akan bahagi karena saya udah ngelunasin ini utang wkwkwk.

Gomawo *bow*

Advertisements

One thought on “Sweet Love (Sequel)

  1. tetep sukaaaaaaaa……
    romantis bgt ^^
    tp kecepetan alur’a nih saeng..kok lgs pas udah nikah yaa??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s