The Flower Story 03

flowerstory

Author: Sinta Rahayu @HSRin

Tittle: The Flower Story 03

Main Cast: Lee Taemin (SHINee), Han Sungrin (OC)

Other: SHINee’s member, f(x)’s Krystal, SHINee’s Manager, (yang lain temukan sendiri)

Genre: Romance, AU

Rate: PG14

Length: chapter

Note: Maaf terlalu lama saya ngepost lagi. bulukan kan tuh kue nya (ngomong apa coba?). Mungkin ini bukan yang terbaik. Tapi, saya sudah mengusahakan semaksimal mungkin. Komntar sangat dibutuhkan jika ff nya tetap ingin dilanjutkan. Mungkin Typo bertebaran akan bertebaran, hihihi 🙂

Selamat membaca 😀

***

Part 02
Dulu, aku dan dia bisa tertawa dengan lebar dengannya. Masih kuingat bagaimana cara dia tertawa dan tersenyum menggodaku. Kami punya banyak waktu bersama saat dulu. Kini aku hanya bisa melihat penampilannya yang mengagumkan di layar televisi ini.

Dengan senyuman menawannya ia dapat membuat para yeoja menjerit dan meneriakkan namanya dengan puas. Jika bisa aku ingin berteriak padanya bahawa aku sangat merindukan saat-saat seperti dulu.

***

Part 03

Author POV

Seorang lelaki dengan mantel hangat yang melekat di tubuhnya berjalan menuju sebuah taman yang sepi. Angin bersemilir terasa dingin olehnya. Ini adalah malam yang terasa sepi baginya. Ia keluar diam-diam tanpa ada orang yang tahu. Karena semua hyung nya sudah tertidur pulas. Tentu saja, karena sekarang waktu sudah menunjukan jam 11 malam.

Ia duduk di sebuah bangku yang ada di taman itu. Sendiri diam dan tak tahu akan melakukan apa. Ia berpikir untuk ingin melarikan diri saja, namun itu tak mungkin terjadi. Sungrin yang ia cintai sejak dulu, bahkan ia sudah pernah berjanji untuk takkan meninggalkannya sampai kapanpun. Apa yang harus ia pilih? Rasanya ia tak ingin memilih apapun. Ia tak ingin mengorbankan apapun.

Ia ingin terus bersama Sungrin. Walaupun, ia tahu bahwa takkan ada waktu untuk gadis yang dicintainya itu. Ia pasti akan lebih sibuk dengan para fans nya yang sangat berdedikasi tinggi itu. Ia juga tak ingin mengecewakan fansnya, hyungnya, dan orangtuanya yang sudah berbuat banyak.

Taemin mengambil ponsel dalam saku mantelnya. Ia memandang ponselnya dengan perasaan berkecamuk tidak jelas. Ia menekan tombol satu, panggilan cepat untuk Sungrin.

“Sungrin-ah,” ucapnya saat kekasihnya itu mengangkat telpon.

“Aku ingin menemuimu.”

***

“Eonni, aku tidak bisa tidur.” Ucap seorang yeoja berparas cantik.

“Ah… aku mengantuk Klee. Pergi saja kemana agar kau bisa tidur atau minum susu saja.” Ucap yeoja yang merupakan leader f(x).

“Eonni tidak ingin menemaniku?” Tanya Krystal sambil mengikat rambutnya tinggi.

“Tidak, aku sudah mengantuk. Apa kau tak lihat kalau aku tertidur barusan,” ucap Victoria dengan wajah yang memang terlihat sangat lelah.

“Yasudah, aku ke taman ya.”

“Hmm…” Victoria menyahut dengan gumaman.

Krystal mengambil jacketnya dan membawa sebotol susu. Ia keluar menuju taman dan berjalan sendirian. Jalanan terlihat sepi. Sudah banyak orang yang tertidur menuju alam mimpinya masing-masing, tapi tidak dengan Krystal. Mungkin dia mulai terkena penyakit insomnia.

Krystal memandangi taman dari jauh. Tak sengaja ia melihat Sungrin dengan seseorang. Wajah Sungrin terlihat begitu jelas. Namun, tidak dengan seorang namja yang duduk membelakangi, sehingga tak terlihat oleh Krystal.

Samar-samar terdengar pembicaraan mereka.

“Oppa, kau membuatku khawatir saja. Untuk apa malam-malam seperti ini diluar rumah, kau seharusnya beristirahat.” Ucap Sungrin dengan wajah yang terlihat lelah da kaget.

“Mian chagi, aku sedang banyak pikiran. Jadi, aku tak bias tidur.”

“Oppa, apa yang kau pikirkan, huh?” Tanya Sungrin yang kini duduk di samping Taemin.

Kini Krystal hanya bias memandang punggung mereka berdua.

“Kau kenapa tadi tidak menyapaku? Bahkan tersenum padaku pun tidak.” Ucap Taemin terdengar lirih.

“Maksud oppa?” Tanya Sungrin sedikit bingung untuk menjawabnya.

“Tadi saat kita bertemu di depan supermarket,” Taemin memandang wajah SUngrin lekat seraya menggenggam tangan Sungrin.

“Aku…” Sungrin menunduk, tak tahu ingin mengatakan apa lagi pada Taemin. Ia benar-benar serba salah.

“Kalau kau tak bisa menjawab, tak apa. Sekarang katakana saja padaku yang sejujurnya, apa yang dikatakan oleh Managerku padamu chagi?” Ucap Taemin dengan nada sangat lembut pada Sungrin.

Sungrin merasa ingin menangis mendengar suara Taemin yang sangat ia rindukan itu. Ia benar-benar tak kuat.

Sungrin mendongak dan menatap Taemin dengan mata berkaca-kaca. Taemin mengusap kepala Sungrin lembut.

“Gwenchana, katakan saja.” Ucap Taemin lembut.

“Mereka menyuruhku untuk menjauhimu,” Ucap Sungrin dengan nada bergetar.

Tangisan Sungrin pun pecah seiring Taemin memeluknya dengan erat.

“Kita akhiri sampai sini saja, oppa. Aku akan menghindarimu agar kita tak kesulitan untuk berpisah.” Ucap Sungrin sembil terus terisak.

“Andwae…” Taemin terdengar sangat sedih. Kata-kata Sungrin membuatnya berpikir sangat keras.

“Oppa, kau harus memilih salah satu. Dan sekarang yang terbaik untukmu adalah melepaskanku. Kau tidak boleh mengecewakan mereka dan fansmu. Aku juga akan kecewa jika kau tidak sukses dan dapat menggapai apa yang kau impikan selama ini.” Sungrin menatap wajah Taemin yang terlihat sedih. Ia juga tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Tangisan mereka kini saling menyatu. Tetesan-tetesan air mata kini mereka bagi. Taemin merengkuh Sungrin dalam ciuman perpisahan mereka. Dalam kesunyian malam seakan mendengar kesedihan mereka. Walaupun berat untuk berpisah mereka akan mencoba untuk saling mencintai dari jauh. Apa yang akan terjadi nanti takkan ada yang tahu.

***

Krystal terkejut dan berbalik. Ia merasa sedikit lancing mengintip kedua pasangan yang sedang menangis karena berpisah itu.

Krystal berjalan menuju dorm nya. Ia merasa sangat prihatin dengan apa yang baru saja ia dengar. Ia merasa kasihan pada teman lamanya, Sungrin juga Taemin yang sebagai teman satu manajemen nya.

Ia tahu itu konsekuensi bagi Taemin. Tapi jika ia yang merasakan hal yang sama mungkin ia tak sanggup untuk menjalaninya.

Krystal kembali ke kamarnya. Ia merasa lelah dan tertidur pulas dibalik selimut hangatnya.

***

Seorang yeoja yang sudah siap berangkat ke sekolahnya kini keluar dari rumahnya. Ia membuka pintu rumahnya. Lagi-lagi ada sebuket bunga mawar di depan rumahnya.

Sungrin berjalan menuju halte bus. Ia merasa masih mengantuk dan berjalan lunglai. Hari ini eomma nya tidak membawakannya bekal, menambah Sungrin merasa lemas. Ia berpikir untuk tidak sekolah sebelumnya. Namun, ia urung untuk membolos. Karena pastinya ia akan bengong tidak jelas. Paling-aling itu akan membuatnya merasa sedih lagi karena perpisahan kemarin malam.

Sungrin menaiki bus yang berhenti di depannya. Ia duduk di salah satu kursi kosong.

“Annyeong,” Sapa seseorang yang duduk di sebelahnya.

“Ne annyeong Jongin-ssi,” jawab Sungrin ramah.

“Kau boleh memanggilku Kai saja,” ucapnya yang memang sering dipanggil Kai.

“Ne, Kai-ssi.” Ucap Sungrin.

“Kau terlihat pucat,” ucap Kai.

“Ah, aku tidak tidur pulas semalam.”

“Oh ya, kenapa? Ada masalah?” Tanya Kai yang terlihat peduli.

“Ya, sedikit.” Ucap Sungrin singkat.

“Mungkin kau tidak akan menceritakannya padaku ya? Tapi sebenarnya lebih baik bercerita kepada seseorang agar kau lega, daripada memendamnya sendiri.” Ucap Kai panjang lebar.

“Mungkin aku belum siap untuk memnceritakannya. Aku tidak terbiasa seperti itu Kai-ssi.” Ucap Sungrin yang kini merasa tidak enak dengan sikap pedulinya Kai.

“Yasudah. Tapi aku akan bersedia mendengarkan masalahmu kapanpun kau mau.” Ucap Kai dengan senyuman tulusnya.

***

“Hari ini saya mendapatkan berita dari Lee Sooman Ssaem.” Ucap Manager SHINee.

Keempat member pagi ini terlihat segar dan tidur sangat nyenyak semalam. Hanya Taemin yang terlihat pucat dan tidak antusias.

“Salah satu dari kalian akan kami pairing dengan salah satu dari member f(x),” lanjut manager SHINee.

“Mwo?” ucap mereka serentak.

“Menurutku bagaimana kalau Key dengan Amber. Mereka terlihat cocok,” ucap Jonghyun dengan usil mengusulkan.

“Aishh… kau ini,” Key menatap Jonghyun kesal.

“Tidak bagus. Mereka berdua akan tertukar. Mana yang namja, mana yang yeoja?” Ucap Minho yang malah membuat Key jengkel.

“Hmm… bagaimana kalau Jjong dengan Luna?” Ucap Onew yang kini mengusulkan.

“Anie…! Pokoknya aku tidak mau, nanti fansku marah.” Ucap Jonghyun yang terlihat menghindar.

“Ssst… dengarkan dulu apa kata Hyung.” Uca Minho menengahi dan menatap managernya yang kini bingung mendengar ocehan mereka.

“Menurutku yang pas adalah Krystal dengan Taemin,” Ucap sang manager.

“Ya, itu cocok sekali. Mereka berdua sama-sama magnae, tapi kesan Krystal lebih dewasa akan membuat fans penasaran.” Ucap Onew dengan jawabannya yang terdengar cerdas.

Taemin malah terdiam tanpa ekspresi. Tanpa kata-kata dan hanya menganggap ocehan sang manager hanya lelucuon belaka.

Tak ada yang sadar dengan ekspresi Minho kini. Ia merasa cemburu dengan nama Krystal yang akan di pairing dengan Taemin.

“Aku lelah,” Tiba-tiba Taemin berdiri dan menuju kamar.

Member lain dan manager yang sedang sibuk berbicara kaget dengan ucapan Taemin yang terkesan tidak mempedulikan pembicaraan mereka.

***

Sungrin berdiri dari tempat duduknya saat bus sudah mulai mendekati halte sekolahnya. Kai ikut berdiri di sampingnya. Kai menatap Sungrin dari atas sampai bawah. Sungrin terlihat sederhana dan apa adanya namun tetap cantik bagi Kai.

Tiba-tiba bus berhenti dengan mengerem mendadak membuat Sungrin oleng dan hampir jatuh.

“OMO…”

Kai menangkapnya dengan sigap. Mereka berdua terdiam. Jarak diantara mereka berdua sangat dekat. Sungrin menatap mata Kai dengan gugup. Begitu juga dengan Kai yang terpaku memandang wajah Sungrin dengan lekatnya.

“Kita sudah sampai.” Ucap Sungrin dengan sedikit gugup menyadarkan Kai yang terpaku memandangnya.

“Ah ne, kau tidak apa-apa?” Kai melepaskan Sungrin.

“Ne, Gomawo.” Ucap Sungrin.

Mereka berdua turun dari bus dan berjalan menuju sekolahnya.

‘Aisssh… kenapa yeoja itu membuatku jantungku berdegup. Huh… tenangkan hatimu Jongin,’ ucap Kai dalam hati pada dirinya sendiri.

To Be Continue

~Next part~

~”Coba lihat berita ini, Taemin berkencan dengan Krystal.” Yeoja-yeoja seisi kelas sangat gaduh,”OMO… terlihat mereka cocok sekali.”

~Kai menatap wajah Sungrin yang terlihat murung setelah mendengar berita kencanya Krystal dengan Taemin. Kai menghela nafasnya dan mencoba mengerti. Ia sangat ingin bertanya dan menenangkan Sungrin, tapi ini belum saatnya.

~”Aku sangat penasaran sebenarnya siapa ang setiap hari mengirimiku bunga mawar,” ucap Sungrin pada Kai di seberang telpon.

~”Kau sangat cantik hari ini Sungrin, sebenarnya kau mau kemana?” Tanya Kai yang membuat Sungrin salah tingkah.

~Sungrin memmbaca pesan masuk di ponselnya. Pesan dari Taemin. Ia berppikir sejenak lalu akhirnya membuka pesan tersebut dan membacanya. ‘Aku akan tetap mencintaimu sampai kapanpun. Aku takkan pernah bisa melupkanmu, caghiya.’

Advertisements

One thought on “The Flower Story 03

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s